Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 5 No. 5 (2026): Januari 2026

KAMPANYE DIGITAL CINTA KASIH BERENCANA MENINGKATKAN PARTISIPASI KELUARGA BERENCANA DI ENDE

Sisilia Leny Cahyani (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Yuliana Dafroyati (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Maximilianus Kolbe (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Suidah Suidah (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Theresia Rani (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Natalia Yestin Demu (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Sutriani D. Andi (Poltekkes Kemenkes Kupangin)
Christin Kasih Laja (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Dewi Komalasari (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Maria Yohana Ari (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Nurlailah Dala (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Gradiana Y. Papebata (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Retno Widayanti (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Rosita Mustafa (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Siti Kamaria H. Abdullah (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Siti Fatimah (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Rosina Bunga Renggi (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Charlin Inda Haji Daud (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Martha Wilhelmina S. Dj. Rada (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Filomena Helena Kelly (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Jubaidah Gefar (Poltekkes Kemenkes Kupang)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2026

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan pilar penting dalam menekan angka kelahiran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, namun mitos dan kurangnya informasi masih menjadi hambatan besar di wilayah Nusa Tenggara Timur. Program Keluarga Berencana (KB) juga dihadapkan pada tantangan miskonsepsi dan rendahnya partisipasi, khususnya dalam penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meskipun angka partisipasi KB cukup baik, namun didominasi oleh metode jangka pendek yang berisiko drop out tinggi. Puskesmas Kotaratu, Kabupaten Ende, mencatat capaian akseptor KB aktif sebesar 54,40% dari total Pasangan Usia Subur (PUS). Tujuan: Proyek inovasi Keperwatan “Kampanye Digital Cinta Kasih Berencana” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) mengenai kontrasepsi melalui kampanye digital "Cinta Kasih Berencana". Metode : yang digunakan adalah pengembangan konten edukasi audio-visual yang disebarkan melalui platform media sosial Youtube https://youtu.be/0ONR82cQ9x4?si=5rJzc_zDS0FODfVq. Hasil : dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 72% menjadi 98%, atau naik sebesar 26%, Perubahan Sikap dan Motivasi sebnayak 76% peserta menyatakan termotivasi untuk mengikuti KB, Peningkatan Cakupan Akseptor KB yaitu 6 orang WUS tercatat mendaftar dan melakukan pemasangan kontasepsi jenis imolant seminggu setelah kampanye digital. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu menjangkau khalayak yang lebih luas, memberikan akses informasi yang mudah dipahami, serta menjadi jembatan untuk mengklarifikasi mitos-mitos terkait KB yang di Disimpulkan bahwa inovasi edukasi digital sangat efektif dalam mendukung

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...