This article will describe the forms of politeness strategies in utterances or quotations in the novel and identify the most frequently used strategies in Alnira's novel "Dunia Nadhira" using Brown and Levinson's pragmatics. This research is a qualitative descriptive study using content analysis techniques. The data sources in this study are utterances or quotations contained in the novel published in 2018. Data collection techniques used include documentation techniques, namely listening, reading, and note-taking. The results show that four politeness strategies found by Brown and Levinson in utterances or quotations in the novel: positive politeness strategies, negative politeness strategies, direct strategies, indirect strategies, with the most dominant strategy found being positive politeness strategies. It can be concluded that in this study, politeness is not only found in everyday life but is also applied in literary works, novels, and to understand each context of speech, to whom, when, and where the speaker is communicating.Keywords: language; politeness; novel; pragmatics; strategy Abstrak Artikel ini akan mendeskripsikan bentuk strategi kesantunan berbahasa pada tuturan atau kutipan dalam novel dan mengidentifikasi strategi yang paling sering digunakan dalam novel “Dunia Nadhira” karya Alnira dengan menggunakan kajian pragmatik Brown dan Levinson. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan atau kutipan yang terdapat dalam novel yang diterbitkan pada tahun 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik dokumentasi yaitu simak, baca, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan empat strategi kesantunan Brown dan Levinson yang terdapat pada tuturan atau kutipan dalam novel, yaitu strategi kesantunan positif, strategi kesantunan negatif, strategi langsung, strategi tidak langsung, dan strategi yang paling dominan yang ditemukan adalah strategi kesantunan positif. Dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini kesantunan berbahasa tidak hanya terdapat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga diterapkan dalam karya sastra novel dan untuk memahami setiap konteks tuturan kepada siapa, kapan, di mana penutur berkomunikasi.Kata kunci: berbahasa; kesantunan; novel; pragmatik; strategi
Copyrights © 2026