Masyarakat pedesaan di Indonesia masih memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman jenis tanaman obat serta pola pemanfaatannya berdasarkan pengetahuan etnobotani masyarakat di Dusun Pempioang, Taparia, dan Kampung Baru, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian etnobotani melalui wawancara semi-terstruktur terhadap informan kunci yang memiliki pengetahuan tentang tanaman obat tradisional. Data yang dikumpulkan meliputi nama lokal, nama ilmiah, bagian tanaman yang digunakan, dan kegunaan tanaman obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan 28 jenis tanaman obat yang berasal dari berbagai famili tumbuhan. Bagian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun, diikuti oleh buah dan umbi. Tanaman obat dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit ringan, perawatan kecantikan, serta peningkatan stamina. Tingginya keanekaragaman dan variasi pemanfaatan tanaman obat mencerminkan kekayaan pengetahuan lokal masyarakat Mamuju yang berpotensi mendukung upaya konservasi, pengembangan obat herbal, dan pelestarian kearifan lokal berbasis biodiversitas.
Copyrights © 2025