Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran RME berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon yang diterapkan pada materi aljabar terhadap hasil belajar siswa kelas V11 SMP Negeri 85 Maluku Tengah. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental Design, dengan memilih posttest-only control design (nonequivalent control group design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 85 Maluku Tengah. Sampel yang dipilih menggunakan random sampling. Melalui pemilihan sampel tersebut, diperoleh kelas VII-A yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen (kelas yang diterapkan model pembelajaran RME berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon) dan kelas VII-B yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas kontrol (kelas yang diterapkan model pembelajaran konvensional). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran RME berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon termasuk kategori cukup baik dengan rata-rata 45.32. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengujian Mann-Whitney U dapat dilihat pada nilai Asymp.sig (2-tailed) adalah 0.043, yang mana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0.05 maka Ha diterima. Sehingga terdapat perbedaan (pengaruh) secara signifikan hasil belajar matematika siswa SMP kelas VII pada materi aljabar dengan model pembelajaran realistic mathematics education (RME) berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon dan pendekatan konvensional. Artinya, penggunaan model RME berbasis kearifan lokal lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025