Serang, Maeya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reflective thinking focuses of intellectual disability students in solving mathematics problems involving the context of traditional ceremonies Serang, Maeya; Ratumanan, Tanwey Gerson; Matitaputty, Christi; Moma, La
Jurnal Elemen Vol 11 No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i4.30244

Abstract

Students’ mathematical reflective thinking skills are not yet fully developed, especially among students with disabilities. To address this issue, culture-based problems can be applied as a learning approach. This study aims to describe students' reflective thinking skills in solving problems related to Maluku cultural contexts, such as traditional events. This research uses a qualitative approach. The subjects were two students with disabilities selected based on specific criteria from a State Junior High School in Maluku Province, Indonesia. The instruments used were two problem-solving tasks and interview guidelines. Data analysis involved data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results showed that one student was able to solve the problem well, demonstrating reflective thinking. However, the other student faced difficulties, especially in the reacting stage, where they struggled to understand the given problems, which hindered the overall reflective thinking process. The progress shown by one student indicates that culture-based problems offer positive benefits for students with intellectual disabilities. Therefore, schools are encouraged to integrate Maluku culture-based content into the curriculum and apply strategies that foster reflective thinking.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Pulau Ambon terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Materi Aljabar Serang, Maeya; Ratumanan, Tanwey Gerson; Wattimanela, Henry Junus
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i3.p187-194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran RME berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon yang diterapkan pada materi aljabar terhadap hasil belajar siswa kelas V11 SMP Negeri 85 Maluku Tengah. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental Design, dengan memilih posttest-only control design (nonequivalent control group design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 85 Maluku Tengah. Sampel yang dipilih menggunakan random sampling. Melalui pemilihan sampel tersebut, diperoleh kelas VII-A yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen (kelas yang diterapkan model pembelajaran RME berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon) dan kelas VII-B yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas kontrol (kelas yang diterapkan model pembelajaran konvensional). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran RME berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon termasuk kategori cukup baik dengan rata-rata 45.32. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengujian Mann-Whitney U dapat dilihat pada nilai Asymp.sig (2-tailed) adalah 0.043, yang mana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0.05 maka Ha diterima. Sehingga terdapat perbedaan (pengaruh) secara signifikan hasil belajar matematika siswa SMP kelas VII pada materi aljabar dengan model pembelajaran realistic mathematics education (RME) berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Ambon dan pendekatan konvensional. Artinya, penggunaan model RME berbasis kearifan lokal lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar siswa.