Masjid sebagai institusi pelayanan publik berbasis komunitas dituntut untuk dikelola secara transparan dan akuntabel. Namun, Masjid Al Mutaqin Kota Bengkulu masih menghadapi permasalahan berupa administrasi dan tata kelola yang bersifat manual, keterbatasan literasi digital pengurus, serta belum optimalnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan solusi melalui digitalisasi tata kelola dan administrasi masjid. Mitra kegiatan berjumlah 20 orang pengurus masjid. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, implementasi sistem administrasi digital, serta pendampingan dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman tata kelola, literasi digital, administrasi keuangan, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik masjid. Pembahasan menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi masjid efektif meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis masjid. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa digitalisasi tata kelola dan administrasi masjid mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme pengelolaan masjid secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025