Tekanan darah tinggi, yang biasa diistilahkan sebagai hipertensi, diidentifikasi dengan angka sistolik melebihi 140 mmHg dan angka diastolik lebih dari 90 mmHg; kondisi ini sering kali tidak memperlihatkan gejala yang terlihat sehingga dikenal sebagai "penjahat tanpa suara" Informasi dari WHO (2021) menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyebab sekitar 16,5% dari keseluruhan 9,4 juta kematian di seluruh dunia, dengan jumlah individu yang mengalaminya mencapai 1,28 miliar dewasa dalam kelompok umur 30 sampai 79 tahun. Di Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 33,4% pada pria dan 35,4% pada wanita, menjadikannya sebagai penyakit paling umum kedelapan pada tahun 2018, yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya masalah kesehatan serius seperti stroke, penyakit jantung, dan kerusakan ginjal jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan pencarian PICO di database seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Didapat 4 jurnal yang memenuhi kriteria. Dapat disimpulkan bahwa intervensi Swedish Massage efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik melalui teknik effleurage dan petrissage yang merangsang sistem saraf parasimpatis, meningkatkan sirkulasi darah, pelepasan endorfin, dan mengurangi stres.
Copyrights © 2025