Mata merupakan salah satu pancaindra yang berperan penting dalam proses pembelajaran. Gangguan ketajaman penglihatan dapat memengaruhi prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketajaman penglihatan dengan prestasi belajar pada siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional melibatkan 188 siswa kelas 4 hingga 6 di SD Negeri Unggulan Paccinongan, Kabupaten Gowa. Ketajaman penglihatan diukur menggunakan snellen chart, sedangkan prestasi belajar dilihat dari rata-rata nilai rapor semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dengan ketajaman penglihatan normal memiliki nilai diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM), sementara siswa dengan visus menurun cenderung memiliki nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara ketajaman penglihatan dan prestasi belajar (p=0,001), dengan rasio prevalensi sebesar 27,6. Dapat disimpulkan bahwa penurunan ketajaman penglihatan berhubungan dengan rendahnya prestasi belajar siswa. Pemeriksaan mata rutin di sekolah dasar penting dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah dampak negatif terhadap proses belajar anak.
Copyrights © 2026