Intoksikasi alkohol akut merupakan keadaan klinis akibat konsumsi etanol berlebihan dalam waktu singkat yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian. Kami melaporkan sebuah autopsi berbasis rumah sakit yang dilakukan oleh Kelompok Jabatan Fungsional Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Riau bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Riau (Biddokkes Polda Riau) pada seorang laki-laki berusia 41 tahun yang ditemukan meninggal di depan tempat hiburan malam dengan mulut mengeluarkan buih putih. Laporan ini bertujuan untuk menyoroti peran pemeriksaan forensik dan toksikologi dalam menegakkan penyebab kematian akibat intoksikasi alkohol akut dengan manifestasi asfiksia yang menonjol. Pemeriksaan luar menunjukkan tanda asfiksia berupa sianosis dan kongesti konjungtiva, disertai buih putih dari mulut dan hidung serta cairan putih dari lubang kemaluan. Pada autopsi ditemukan cairan berbau manis dengan iritasi mukosa lambung, bercak perdarahan pada jantung, pelebaran pembuluh darah otak, dan cairan berbusa pada paru-paru. Analisis toksikologi menunjukkan kadar etanol darah perifer 167,459 mg/dL dan darah jantung 194,867 mg/dL, yang termasuk dalam rentang intoksikasi. Mekanisme kematian diduga akibat depresi sistem saraf pusat yang menyebabkan paralisis pernapasan dan asfiksia.
Copyrights © 2026