Pujianto, Heinz Cen
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APAKAH TRAUMA TUMPUL ABDOMEN DAPAT MENYEBABKAN RUPTUR PADA APPENDIKS YANG BERUJUNG KEMATIAN? SEBUAH LAPORAN KASUS AUTOPSI : CAN BLUNT ABDOMINAL TRAUMA CAUSE APPENDICEAL RUPTURE RESULTING IN DEATH? AN AUTOPSY CASE REPORT Indrayana, Mohammad Tegar; Soleha, Parmita; Pujianto, Heinz Cen; Harahap, Fadhlina Murhami
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1001

Abstract

Appendisitis merupakan suatu kondisi emergensi yang sering ditemukan dalam praktik pelayanan kesehatan primer maupun sekunder. Faktor risiko yang menyebabkan terjadinya appendisitis sangat beragam. Keterlambatan pasien di bawa ke rumah sakit dapat menyebabkan komplikasi serius seperti necrotizing fasciitis dan sepsis yang berpotensi menyebabkan kematian akibat infeksi sistemik. Kami melaporkan sebuah autopsi berbasis rumah sakit yang dilakukan Kelompok Jabatan Fungsional Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Fakultas Kedokteran, Universitas Riau dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Riau (Biddokkes Polda Riau) pada seorang anak laki – laki berusia 8 tahun yang telah yang telah dinyatakan meninggal dunia selama 1 hari di Rengat, Riau, Indonesia. Penyebab kematian diduga apendisitis perforasi akibat trauma tumpul abdomen. Hasil autopsi menunjukkan ditemukan Escherichia coli pada cairan rongga perut dan histopatologi appendiks menunjukkan appendisitis supuratif akut dengan perforasi. Penyebab kematian terakhir dipastikan adalah sepsis sekunder akibat appendisitis perforasi, yang disebabkan oleh intervensi bedah yang tertunda.
INTOKSIKASI ALKOHOL AKUT MENYEBABKAN ASFIXIA: LAPORAN KASUS FORENSIK: ACUTE ALCOHOL INTOXICATION CAUSING ASPHYXIA: A FORENSIC CASE REPORT Indrayana, Mohammad Tegar; Putri, Maisarah Effajri; Lestari, Trinasti; Mayanti, Vika; Pujianto, Heinz Cen
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i1.1024

Abstract

Intoksikasi alkohol akut merupakan keadaan klinis akibat konsumsi etanol berlebihan dalam waktu singkat yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian. Kami melaporkan sebuah autopsi berbasis rumah sakit yang dilakukan oleh Kelompok Jabatan Fungsional Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Riau bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Riau (Biddokkes Polda Riau) pada seorang laki-laki berusia 41 tahun yang ditemukan meninggal di depan tempat hiburan malam dengan mulut mengeluarkan buih putih. Laporan ini bertujuan untuk menyoroti peran pemeriksaan forensik dan toksikologi dalam menegakkan penyebab kematian akibat intoksikasi alkohol akut dengan manifestasi asfiksia yang menonjol. Pemeriksaan luar menunjukkan tanda asfiksia berupa sianosis dan kongesti konjungtiva, disertai buih putih dari mulut dan hidung serta cairan putih dari lubang kemaluan. Pada autopsi ditemukan cairan berbau manis dengan iritasi mukosa lambung, bercak perdarahan pada jantung, pelebaran pembuluh darah otak, dan cairan berbusa pada paru-paru. Analisis toksikologi menunjukkan kadar etanol darah perifer 167,459 mg/dL dan darah jantung 194,867 mg/dL, yang termasuk dalam rentang intoksikasi. Mekanisme kematian diduga akibat depresi sistem saraf pusat yang menyebabkan paralisis pernapasan dan asfiksia.