Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering menyerang perempuan, sementara tingkat pengetahuan mengenai deteksi dini masih tergolong rendah, terutama di Indonesia. Pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) berperan penting dalam upaya pencegahan dan penemuan kasus secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan tentang SADARI terhadap peningkatan pengetahuan deteksi dini kanker payudara pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one group pretest–posttest yang melibatkan 83 mahasiswi kedokteran. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang SADARI. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang SADARI berperan dalam meningkatkan pengetahuan deteksi dini kanker payudara.
Copyrights © 2026