Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Konteks Budaya Saka Mese Nusa terhadap kemampuan Komunikasi Matematika siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X.E1 yang berjumlah 17 orang dan kelas X.E2 yang berjumlah 17 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment). Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar kemampuan Komunikasi Matematika. Sebelum pengujian hipotesis terlebih dahulu diuji normalitas tes dengan menggunakan uji Kolmogorov smirnov dan homogenitas menggunakan uji test of homogeneity of variance. Hasil pengujian kedua sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa kelasX.E2 adalah 31,32 dan nilai rata-rata siswa kelas X.E1 adalah 16,08. Untuk uji hipotesis digunakan uji independent sample T-test diperoleh nilai kemampuan menulis 8,62 dengan taraf signifikan α= 0,048 dan kemampuan ekspresi matematika α= 0,022 Ternyata nilai signifikansi (2-tailed) 0,048 < 0,05 dan nilai signifikansi (2-tailed) 0,022 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan H1 diterima sehingga diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Konteks Budaya Saka Mese Nusa terhadap kemampuan Komunikasi Matematika siswa pada materi Barisan dan Deret Aritmatika.
Copyrights © 2025