Otaku dikenal sebagai individu yang giat mendalami hobinya terkait anime, manga, dan game serta mengoleksi barang-barang fandom untuk mencapai citra idealnya sehingga kelompok ini dikhawatirkan rentan melakukan impulsive buying. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat self-esteem dan impulsive buying pada otaku. Subjek penelitian adalah otaku dengan kriteria mengoleksi merchandise karakter 2D official, merasakan perasaan senang gembira, dan keinginan untuk membeli merchandise/goods karakter yang disukai (N = 110). Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif, pengambilan data menggunakan teknik accidental sampling, dan penyebaran dilakukan menggunakan google form melalui akun X peneliti. Data penelitian dikumpulkan menggunakan dua skala, Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) dan Self-Liking/Self-Competence Scale (SLCS). Hasil uji korelasi dengan Spearman Rho’s diperoleh nilai korelasi = -0,212 dengan p = 0,000, sedangkan hasil uji linearitas menunjukkan p = 0,953. Hasil dari temuan penelitian ini adalah adanya hubungan negatif dan signifikan antara self-esteem dengan impulsive buying.
Copyrights © 2025