Pendidikan seni berperan penting dalam mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual. Dalam perspektif Islam, seni dipandang sebagai sarana mengekspresikan keindahan ciptaan Allah sekaligus media internalisasi nilai moral dan akhlak. Artikel ini bertujuan mengkaji pandangan Islam terhadap pendidikan seni serta implikasinya bagi perkembangan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan metode deskriptif-analitis. Data bersumber dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, buku pendidikan Islam, dan jurnal ilmiah, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam tidak menolak seni, tetapi memberikan batasan agar selaras dengan nilai tauhid dan akhlak. Pendidikan seni Islami berfungsi mengembangkan kreativitas bernilai spiritual, membentuk akhlak mulia, dan memperkuat kesadaran religius. Dengan demikian, pendidikan seni dalam Islam menjadi bagian integral pembentukan manusia beriman, berilmu, dan berkepribadian seimbang.
Copyrights © 2026