Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Retorika Dakwah Habib Hud Al-Attas sehingga pesan-pesan dakwah yang beliau sampaikan mengena di hati para jamaah nya saat kajian berlangsung di Majelis Taklim Assalafiy. Dengan menggunakan teori Aristoteles, yang berdasarkan pada tiga aspek, yaitu Ethos, Pathos dan Logos untuk mengetahui retorika yang digunakan oleh Habib Hud Al-Attas dalam berdakwah di Majelis Taklim Assalafiy. Hasil Penelitian retorika dakwah yang dilakukan oleh Habib Hud Al-Attas, 1). Ethos yang dimiliki Habib Hud yaitu memiliki jiwa pembelajar yang kuat dalam menempuh pendidikan formal pada sekolah umum dan pendidikan non formal dengan mengkaji kitab. 2). Pathos, Habib Hud dapat membawa perasaan lemah lembut, santai namun tegas kepada para jamaah ketika menyampaikan pesan-pesan dakwah sehinggga isi pesannya dapat diterima dan dilakukan oleh para jamaah yang mendengarkannya 3). Logos, beliau selalu memberikan argumen yang tepat kepada jamaah berdasarkan dengan merujuk kepada al-Qur’an, hadits, maupun kitab-kitab lain. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa retorika dakwah yang dilakukan Habib Hud Al-Attas dalam berdakwah di Majelis Taklim Assalafiy memenuhi tiga alat persuasi efektif yang dikemukakan oleh Aristoteles yaitu Ethos, Pathos, dan Logos.
Copyrights © 2025