Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan utama bagi anak usia sekolah dasar, terutama karies gigi karena kebiasaan menyikat gigi yang kurang benar serta rendahnya kesadaran menjaga kebersihan gigi dan mulut. Karies yang tidak ditangani dapat menyebabkan nyeri, gangguan makan, dan penurunan konsentrasi belajar sehingga berdampak terhadap kualitas belajar anak. Upaya pencegahan melalui pendidikan kesehatan gigi perlu dilakukan dengan pendekatan yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mencegah karies gigi melalui edukasi berbasis media audio-visual dan simulasi menyikat gigi. Kegiatan dilaksanakan di SDN 76 Kota Kendari pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 50 siswa kelas III–V. Metode pelaksanaan terdiri atas penyuluhan melalui pemutaran video edukatif tentang kesehatan gigi, demonstrasi teknik menyikat gigi, simulasi oleh siswa, serta evaluasi melalui pretest-posttest, dan observasi keterampilan menyikat gigi. Data hasil evaluasi dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata skor sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 56% menjadi 90%, serta keterampilan menyikat gigi yang benar meningkat hingga 85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi interaktif melalui media audio visual dan simulasi mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi anak sekolah dasar dalam menjaga kesehatan gigi dan mencegah karies gigi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025