Transformasi digital telah mengubah cara pelestarian budaya lokal di Indonesia, khususnya di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi, peluang dan tantangan yang dihadapi Perpustakaan Daerah Kabupaten Boyolali dalam memanfaatkan media digital untuk pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terkait layanan digital perpustakaan serta pelestarian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Daerah Boyolali telah mengimplementasikan berbagai inovasi, seperti penerbitan buku "Boyolali Kaya Cerita", penyediaan ebook, penyelenggaraan festival film pendek, serta identifikasi dan penelusuran naskah kuno sebagai upaya pelestarian budaya. Namun, perpustakaan menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, waktu, dan partisipasi masyarakat. Adapun dengan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia, peningkatan anggaran, serta literasi digital, perpustakaan dapat mengoptimalkan perannya sebagai pusat pelestarian budaya yang relevan dan berkelanjutan di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pelestarian budaya lokal berbasis teknologi digital di tingkat daerah.
Copyrights © 2025