Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, keterlambatan dalam proyek konstruksi jalan masih menjadi permasalahan yang sering terjadi dan berdampak pada biaya, kualitas proyek, serta mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek konstruksi jalan di Kabupaten Solok, dengan pendekatan komparatif antara dua proyek yang mengalami keterlambatan, yaitu pemeliharaan jalan Paninjauan - Kuncir dan pembangunan jalan Muaro–Garabak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 faktor utama yang sama penyebab keterlambatan adalah Komitmen pemilik terhadap proyek, Pemantauan dan pengendalian proyek oleh pemilik, Kemampuan pemilik dalam manajemen proyek, dan Pemahaman kontraktor tentang ruang lingkup pekerjaan.
Copyrights © 2026