Publish Date
30 Nov -0001
COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 telah menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat global. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran D-dimer sebagai prediktor keparahan COVID-19. Kami melakukan analisis terhadap 135 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit Kasih Ibu Denpasar dan RS Sanjiwani dari tahun 2022 hingga 2023. Hasil menunjukkan bahwa usia >= 60 tahun dan kadar D-dimer yang tinggi berhubungan dengan derajat keparahan penyakit. Rerata kadar D-dimer pada pasien dengan COVID-19 berat-kritis adalah 1684 ng/mL, sedangkan pada pasien dengan derajat sedang adalah 493 ng/mL. Uji ROC menunjukkan bahwa nilai cut-off D-dimer untuk memprediksi COVID-19 berat-kritis adalah 897 ng/mL dengan sensitivitas 84,6% dan spesifisitas 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa D-dimer dapat digunakan sebagai biomarker prognostik yang efektif untuk mengidentifikasi pasien COVID-19 yang berisiko mengalami komplikasi serius.
Copyrights © 0000