Kesenjangan upah berbasis gender masih menjadi isu dalam pasar tenaga kerja, dengan perempuan sering kali berada pada posisi yang termarjinalkan. Untuk mengatasi kesenjangan ini, fenomena side-hustle atau pekerjaan sampingan, telah muncul sebagai salah satu strategi bagi perempuan untuk menambah pendapatan. Selain itu, side-hustle juga menawarkan ruang bagi perempuan untuk mencapai aktualisasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan keputusan perempuan di Indonesia untuk terlibat dalam side-hustling, baik secara umum maupun berdasarkan status perkawinan. Dengan menggunakan data mikro dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2023, penelitian ini mengadopsi metode regresi logistik biner untuk mengidentifikasi determinan keputusan perempuan dalam menjalankan pekerjaan sampingan. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik individu, human capital, faktor kewilayahan, dan kondisi pekerjaan utama memiliki keterkaitan yang signifikan dengan keputusan perempuan untuk melakukan side-hustle. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika side-hustling di kalangan perempuan Indonesia, serta implikasinya bagi kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkeadilan gender.
Copyrights © 2025