Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah koperasi aktif dan pergeseran perilaku konsumen ke arah digital yang mengancam eksistensi KPRI "KOWANDIK". Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi manajemen jasa yang tepat untuk menghadapi persaingan dengan platform belanja online dan toko konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden anggota koperasi dan dianalisis menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan (gap) negatif terbesar pada atribut Kelengkapan Barang (Product) dan Harga Kompetitif (Price), yang mengindikasikan kinerja koperasi belum memenuhi harapan anggota. Sebaliknya, atribut Lokasi Strategis (Place) dinilai berlebihan (possible overkill) karena relevansinya menurun akibat tren belanja digital. Berdasarkan temuan tersebut, strategi yang direkomendasikan meliputi adopsi sistem kemitraan (dropship) untuk diversifikasi produk, optimalisasi fasilitas kredit potong gaji sebagai keunggulan harga, dan transformasi layanan pesan-antar untuk mengimbangi kenyamanan marketplace.
Copyrights © 2025