Kondisi tanah pada segmen Jalan Raya Pakal didominasi oleh lapisan lanau kelempungan dengan nilai daya dukung tanah yang relatif rendah. Data investigasi tanah pada titik B1 menunjukkan bahwa lapisan tanah dari kedalaman 0 hingga −20 meter terdiri atas lanau kelempungan dengan variasi kandungan pasir dan lanau, serta nilai N-SPT berkisar dari 6–49 yang mengindikasikan konsistensi tanah sangat lunak hingga sedang. Kondisi ini menimbulkan risiko penurunan (settlement) dan ketidakstabilan pada konstruksi jalan, sehingga diperlukan sistem perkuatan fondasi seperti minipile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain minipile terhadap peningkatan daya dukung tanah lanau kelempungan berdasarkan parameter geoteknik hasil uji SPT, analisis gradasi, Atterberg limit, uji geser langsung, serta perhitungan daya dukung tiang menggunakan metode Decourt. Perhitungan dilakukan untuk variasi diameter minipile 400 mm, 500 mm, dan 600 mm pada kedalaman hingga 20 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan diameter tiang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas daya dukung, di mana daya dukung ultimate (QL) mencapai 340,7 ton untuk diameter 400 mm, 448,3 ton untuk diameter 500 mm, dan 564,8 ton untuk diameter 600 mm pada kedalaman 20 meter. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasangan minipile dapat meningkatkan stabilitas struktur jalan pada tanah lanau kelempungan di Jalan Raya Pakal. Penggunaan diameter tiang yang lebih besar menghasilkan peningkatan daya dukung yang lebih tinggi, sehingga dapat menjadi rekomendasi desain fondasi untuk perkuatan perkerasan jalan pada area dengan kondisi tanah serupa.
Copyrights © 2026