Pergeseran pemahaman terhadap etika berpakaian sesuai syariat Islam di kalangan remaja menunjukkan pentingnya peran (PAI) dalam membentuk perilaku religius peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis etika berpakaian siswi, implementasi PAI dalam menanamkannya, serta bentuk pelanggaran dan solusi yang diterapkan di MTs Al Futuhiyyah Bumirejo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru PAI, guru BK, wali kelas, dan siswi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berpakaian siswi secara normatif telah diatur berdasarkan nilai-nilai Islam, namun dalam praktiknya masih ditemukan pelanggaran seperti penggunaan seragam yang ketat, jilbab yang belum menutup dada, tidak memakai ciput, serta kecenderungan mengikuti tren mode modern. Implementasi PAI dilakukan melalui pembelajaran, keteladanan guru, pembiasaan keagamaan, serta pembinaan dan pengawasan oleh guru BK, namun belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku siswi akibat pengaruh lingkungan dan media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi PAI di MTs Al Futuhiyyah Bumirejo telah berjalan dengan baik, tetapi masih memerlukan penguatan pembinaan berkelanjutan, keteladanan pendidik, pengawasan konsisten, dan kerja sama dengan orang tua agar etika berpakaian siswi terbentuk sebagai kesadaran religius dan moral.
Copyrights © 2026