Penelitian ini membahas isu-isu kontemporer dalam pendidikan Islam di tengah arus globalisasi, dengan fokus pada tantangan epistemologis, transformasi kurikulum, dan krisis identitas. Globalisasi telah memengaruhi dinamika pendidikan Islam melalui dominasi paradigma ilmu modern, homogenisasi budaya, serta tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21, yang berdampak pada integrasi nilai-nilai keislaman, praktik pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer terkait pendidikan Islam dan globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tiga isu utama: pertama, problem epistemologis yang mengharuskan rekonstruksi fondasi pengetahuan agar mampu berdialog dengan ilmu modern tanpa kehilangan identitas keislaman; kedua, transformasi kurikulum dan praktik pembelajaran yang menuntut integrasi teknologi, kompetensi, dan nilai-nilai spiritual; ketiga, krisis identitas akibat tekanan nilai global yang dapat melemahkan fungsi pendidikan Islam dalam internalisasi moral dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam kontemporer perlu mengembangkan model pendidikan yang holistik, dialogis, dan transformatif, sehingga peserta didik memiliki identitas religius yang kuat sekaligus mampu berpartisipasi konstruktif dalam masyarakat global.
Copyrights © 2026