Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
Vol. 3 No. 2 (2026): Januari

Menerima Takdir: Integrasi Konsep Qadha-Qadar Dan Defense Mechanim Dalam Kesehatan Psikologis Muslim

Fatin Bakitia (Unknown)
Siti Nur Khasanah (Unknown)
Tri Anisa Febriani (Unknown)
Mukhamad Alfi Syaifulloh (Unknown)
Robingun Suyud El Syam (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam integrasi antara konsep qadha dan qadar dalam Islam dengan teori mekanisme pertahanan diri (defense mechanism) dalam psikologi modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kedua kerangka tersebut meskipun berasal dari disiplin ilmu yang berbeda dapat saling melengkapi dalam membentuk kesehatan psikologis seorang Muslim. Melalui pendekatan penelitian studi kepustakaan, kajian ini menganalisis literatur klasik Islam, tafsir Al-Qur’an, karya-karya teologi, teori psikologi dasar, serta penelitian kontemporer dalam psikologi Islam di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang komprehensif dan benar mengenai qadha–qadar tidak menyebabkan sikap pasif atau fatalistik. Sebaliknya, keyakinan terhadap ketetapan Allah membentuk strategi koping religius yang positif. Keyakinan tersebut memberikan kemampuan untuk menafsirkan peristiwa hidup, terutama ujian dan musibah, sebagai bagian dari rencana ilahi yang memiliki hikmah. Dengan demikian, seseorang menjadi lebih tenang, sabar, dan tabah dalam menghadapi tekanan hidup. Sikap spiritual seperti ridha, ikhlas, dan tawakkal berfungsi sebagai regulasi emosi yang efektif sehingga mampu menurunkan kecemasan dan meningkatkan ketahanan psikologis. Di sisi lain, beberapa mekanisme pertahanan diri seperti sublimasi (mengalihkan energi negatif ke aktivitas positif), penerimaan (acceptance), antisipasi (anticipation), dan rasionalisasi (rationalization) dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai Islam apabila digunakan secara adaptif. Ketika mekanisme-mekanisme ini dibingkai dengan kesadaran spiritual, fungsinya tidak lagi bersifat defensif semata, melainkan menjadi alat untuk memperbaiki diri, menata emosi, serta menguatkan mental. Integrasi antara konsep ketuhanan dan teori psikologi ini menghasilkan sebuah model regulasi emosi berbasis spiritualitas. Model ini memberikan sumbangan teoritis yang penting bagi pengembangan psikoterapi Islam, karena mampu memadukan dimensi kognitif, emosional, perilaku, dan spiritual secara harmonis dalam upaya mengatasi gangguan psikologis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jppi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi ...