Tujuan penelitian ini adalah memetakan area rawan longsor di perkebunan kelapa sawit IUP PT Hilton Duta Lestari. Pemetaan dilakukan menggunakan sistem informasi geografis dengan metode skoring dan tumpang tindih (overlay) terhadap parameter yang mempengaruhi longsor. Parameter tersebut terdiri dari lima jenis, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, tutupan lahan, geologi, dan jenis tanah. Area rawan longsor diidentifikasi berdasarkan skor total yang diperoleh dari penjumlahan seluruh parameter dengan bobotnya masing-masing. Area rawan longsor diklasifikasikan menjadi empat kelas, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasil pemetaan menunjukan area rawan longsor dengan kategori kerawanan rendah mempunyai luas 1.562,46 Ha (11,53%), kategori kerawanan sedang dengan luas 3.871,41 Ha (28,57%), kategori kerawanan tinggi dengan luas 8.071,57 Ha (59,57%), dan kategori kerawanan sangat tinggi dengan luas 44,36 Ha (0,33%). Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukan bahwa wilayah utara penelitian (estate dua) memiliki tingkat kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah selatan penelitian (estate satu).
Copyrights © 2025