Di Indonesia, tingkat pengangguran yang tinggi merupakan hambatan besar bagi kemajuan ekonomi dan sosial. Untuk mengatasi masalah ini, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bogor mengadakan program pelatihan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan sumber daya dalam program pelatihan kerja dengan mempertimbangkan keefektifan dan keberlanjutan. Metode kuantitatif deskriptif digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan penyelenggara, dan kuesioner. terhadap 29 peserta pelatihan Desain Grafis Muda. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Penilaian Rata-Rata Rata (WMS). Hasil penelitian menunjukkan data bahwa pengelolaan sumber daya termasuk dalam kategori "baik", dengan skor rata-rata 3,62. Namun, masih ada kendala yaitu kekurangan instruktur tetap, fasilitas yang sudah tua, kurangnya pengetahuan teknologi, dan kurangnya sosialisasi program kepada Masyarakat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efisiensi pelatihan kerja, diperlukan perbaikan internal yang lebih sistematis dan kolaboratif.
Copyrights © 2026