Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran petani dalam memanfaatkan potensi daun pepaya (Carica papaya) sebagai bahan dasar pestisida nabati. Kegiatan ini diinisiasi dari tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida sintetis. yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta menurunkan kualitas tanah dan hasil pertanian. Daun pepaya diketahui mengandung senyawa aktif seperti papain, kimopapain, flavonoid, alkaloid, terpenoid, tanin, dan saponin yang memiliki sifat toksik terhadap serangga, sehingga berpotensi besar sebagai agen pengendali hayati (biopestisida). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, percobaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Gunung Malang, Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, dengan melibatkan 20 orang peserta yang sebagian besar merupakan petani lokal. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai kandungan dan manfaat daun pepaya, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pestisida nabati, teknik pengemasan produk, serta strategi pemasarannya. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dalam seluruh rangkaian kegiatan. Uji penerapan pestisida daun pepaya pada berbagai tanaman hortikultura menunjukkan efektivitas dalam menekan serangan hama serta meningkatkan kesegaran dan pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan solusi alternatif yang aplikatif bagi petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis sekaligus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Copyrights © 2026