Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining fitokimia dan standarisasi ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) (Moringa oleifera L.) dengan parameter spesifik dan non spesifik asal Bogor, Jawa Barat. Dengan mengetahui kandungan metabolit sekunder dan parameter standar yang dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) memiliki kandungan metabolit sekunder yang lengkap, seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid dan glikosida. Parameter standar yang diperoleh adalah rendemen 18,1%, kadar sari larut etanol 24,4%, kadar air 5,2%, kadar abu 6,05%, susut pengeringan 5,2%, bobot jenis 0,94 g/ml, cemaran logam tidak terdeteksi dan cemaran mikroba hasilnya negatif. Perbedaan kuantitatif dengan studi di wilayah lain seperti India dan Afrika dapat dipengaruhi oleh iklim, tanah, dan varietas lokal. Kondisi agroklimat tropis basah di Bogor, Indonesia, dapat memengaruhi kadar senyawa aktif dalam Daun Kelor (Moringa oleifera L.) . Penelitian ini berkontribusi pada data fitokimia Daun Kelor (Moringa oleifera L.) asal Bogor, Indonesia, yang belum banyak dieksplorasi dalam studi terdahulu.
Copyrights © 2025