Penggunaan bahan daur ulang dalam konstruksi semakin mendapat perhatian sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Limbah padat yang berpotensi digunakan untuk campuran adalah limbah kaleng aluminium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi dimensi serat kaleng aluminium terhadap kinerja mekanik beton, khususnya kuat tekan. Limbah kaleng aluminium dijadikan serat dengan dipotong menyesuaikan dimensi panjang 5cm dan lebar masing-masing 0,2 cm, 0,5 cm, dan 0,8 cm, dan sebagai campuran beton sebanyak 2% dari volume beton. Pengujian dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya penambahan serat aluminium pada beton justru menurunkan performa beton akibat distribusi yang kurang merata. Penambahan serat tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kuat tekan beton. Penambahan serat kaleng menyebabkan kuat tekan beton serat kaleng mengalami penurunan dibandingkan dengan beton tanpa serat, yaitu Beton 0,2 berkurang sebesar 25,91%, Beton 0,5 berkurang sebesar 37,34% dan Beton 0,8 berkurang sebesar 45,43%.
Copyrights © 2025