Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi mitigasi kebakaran lahan Gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang memiliki ekosistem gambut dengan kerentanan tinggi. Indonesia, sebagai negara yang rentan terhadap bencana ekologis, menghadapi ancaman signifikan dari kebakaran lahan gambut, dan degradasi ekosistem gambut. Metode yang digunakan mencakup pengukuran tinggi muka air tanah (TMA), kelembaban, dan pertalasi untuk menganalisis potensi kebakaran. Hasil menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara kelembaban dan pertalasi, serta antara TMA dan kelembaban tanah. Analisis menunjukkan bahwa kondisi TMA di bawah 40 cm dianggap aman dari kebakaran. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk pengelolaan sumber daya alam dan strategi mitigasi kebakaran yang berkelanjutan. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan berbasis komunitas dan pemantauan kelembaban secara berkelanjutan untuk meningkatkan resiliensi lokal terhadap risiko kebakaran.
Copyrights © 2025