Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep dasar reaksi redoks serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan dalam menentukan bilangan oksidasi suatu unsur dalam senyawa atau ion. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XII Alumni SMAS Nusantara Lubuk Pakam. Instrumen yang digunakan meliputi tes tertulis, angket, dan wawancara kepada guru kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami perpindahan elektron, penentuan bilangan oksidasi, membedakan reaksi oksidasi dan reduksi, serta mengidentifikasi zat sebagai oksidator atau reduktor. Faktor penyebab utama kesulitan tersebut adalah lemahnya penguasaan konsep dasar kimia, minimnya penggunaan media pembelajaran visual, serta metode pembelajaran yang belum mendorong keterlibatan aktif siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, pendekatan kontekstual dan penggunaan media interaktif sangat diperlukan agar konsep redoks lebih mudah dipahami. Diharapkan temuan ini dapat menjadi masukan bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Copyrights © 2026