Studi ini berfokus pada penggunaan simulasi pembelajaran interaktif PhET dan hubungannya dengan minat siswa fisik di SMA Negeri 7 Padangsidimpuan. Dua kelas terdiri dari subjek penelitian. Kelas pertama menggunakan media interaktif untuk belajar, sedangkan kelas kedua belajar fisik tanpa bantuan media. Angket yang diberikan baik sebelum maupun sesudah perawatan menunjukkan minat siswa dalam belajar. Ini memungkinkan pengamatan perubahan minat sebelum dan sesudah penggunaan media interaktif. Uji t dua sampel independen, uji statistik komparatif, digunakan untuk memeriksa skor angket yang terkumpul untuk mengevaluasi perbedaan dalam minat belajar antara kelas yang menggunakan media interaktif dan kelas yang tidak. Hasil perhitungan, yang ditunjukkan oleh nilai p-value 0,0000, menunjukkan bahwa minat belajar kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif berbasis PhET harus lebih banyak dimasukkan ke dalam pembelajaran fisik. Salah satu cara untuk meningkatkan minat dan keinginan siswa untuk belajar materi fisik adalah dengan memberikannya lebih intensif.
Copyrights © 2026