Pertumbuhan marketplace yang pesat di Indonesia membawa peluang sekaligus tantangan bagi penjual kecil. Strategi harga rendah dan promosi agresif sering kali membuat penjual kecil kesulitan dalam bersaing. Namun, mereka masih memiliki kekuatan lain berupa fleksibilitas, pelayanan personal, serta diferensiasi produk. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa penjual kecil dapat bertahan melalui kedekatan emosional dengan konsumen, pemanfaatan komunitas lokal, serta strategi fokus pada pasar yang spesifik. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun harga menjadi faktor dominan di marketplace besar, penjual kecil tetap memiliki peluang bersaing dengan mengoptimalkan keunikan dan hubungan personal dengan konsumen.
Copyrights © 2025