Kesenjangan digital dan pemahaman tentang cara masyarakat di daerah menggunakan internet sangat penting dalam membuat kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi ke dalam kelompok-kelompok yang memiliki karakteristik serupa, berdasarkan persentase penduduk yang mengakses internet untuk tujuan tertentu pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah K-Means Clustering, dengan data yang sudah diatur agar mudah dibandingkan. Jumlah kelompok terbaik ditentukan melalui metode Elbow. Penelitian menemukan lima kelompok yang mewakili perilaku pengguna internet yang berbeda, mulai dari daerah yang cenderung hanya mengakses internet secara pasif hingga wilayah yang menjadi pusat aktivitas digital. Contohnya, Kelompok 3 dikenal sebagai pusat ekonomi digital karena tingkat penggunaan internet yang tinggi untuk keperluan jual beli, bekerja dari rumah, dan belajar online. Sementara itu, Kelompok 1 memiliki kesenjangan digital yang tinggi karena adopsi internet rendah di semua aspek. Hasil pemilahan kelompok ini memberikan dasar analisis yang solid dan berdasarkan fakta untuk pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat, seperti meningkatkan literasi digital, membangun infrastruktur, atau melatih tenaga ahli, sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.
Copyrights © 2025