Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Rantai Markov untuk Mengetahui Peluang Perpindahan Platform E-Commerce yang dipilih Mahasiswa Matematika Nabila, Anugrah Putri; Maharani, Cindy; Putri, Nabilah Shahada; Pangesti, Zahwa Rifsya; Mardhotillah, Bunga
Multi Proximity: Jurnal Statistika Vol. 3 No. 1 (2024): Statistical Thinking and Problem Solving
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/multiproximity.v3i1.40623

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola perpindahan konsumen di antara platform e-commerce seperti Shopee, Tiktok Shop, dan Lazada menggunakan metode Rantai Markov. Fokus penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Jambi. Data dikumpulkan melalui kuesioner pada 10 dan 11 September 2024. Prediksi pengguna e-commerce menunjukkan penurunan signifikan untuk Shopee, dari 64 pengguna pada 2024 menjadi 4 pada 2028, sedangkan Tiktok Shop mengalami penurunan dari 22 menjadi 1 pada periode yang sama. Lazada tetap tidak mengalami perubahan. Penurunan ini dipengaruhi oleh distribusi awal yang tidak seimbang dan probabilitas berpindah pengguna yang lebih tinggi ke platform lain. Model Rantai Markov menunjukkan bahwa distribusi pengguna akan cenderung menuju keadaan kesetimbangan (steady state), menyebabkan penurunan jumlah pengguna Shopee dalam jangka panjang
Service, Taste, and Trust: Driving Purchase Decisions in Premium Japanese Restaurants Nabila, Anugrah Putri; Sutarjo, Sutarjo; Prastowo, Sugeng
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v6i2.1210

Abstract

This study aims to examine how the service quality, taste quality, and the restaurant's atmosphere affect customers' buying choices at Sushi Tei Karawaci. It also examines how consumer trust plays a role in connecting these factors, and how Islamic business ethics can influence these relationships. The research uses a quantitative method along with SEM-PLS analysis. The findings show that service quality and taste quality have a strong effect on consumer trust, but the restaurant's atmosphere does not. Taste quality and the atmosphere strongly influence purchasing decisions, but service quality does not. Consumer trust is a big factor in purchasing decisions and also helps connect the other factors. Islamic business ethics affect how service quality, taste quality, and the atmosphere relate to purchasing decisions. Honesty, fairness, and transparency, which are part of Islamic ethics, make these connections stronger. The study suggests that restaurant owners should focus on improving service and taste, build trust with customers, and use Islamic ethical values as part of their marketing plan to be more responsible and effective.
Segmentasi Provinsi di Indonesia Menggunakan Metode K-Means Berdasarkan Tujuan Mengakses Internet Tahun 2024 Nabila, Anugrah Putri; Mardhotillah, Bunga
Jurnal Riset Mahasiswa Matematika Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Riset Mahasiswa Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jrmm.v5i2.38985

Abstract

Kesenjangan digital dan pemahaman tentang cara masyarakat di daerah menggunakan internet sangat penting dalam membuat kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi ke dalam kelompok-kelompok yang memiliki karakteristik serupa, berdasarkan persentase penduduk yang mengakses internet untuk tujuan tertentu pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah K-Means Clustering, dengan data yang sudah diatur agar mudah dibandingkan. Jumlah kelompok terbaik ditentukan melalui metode Elbow. Penelitian menemukan lima kelompok yang mewakili perilaku pengguna internet yang berbeda, mulai dari daerah yang cenderung hanya mengakses internet secara pasif hingga wilayah yang menjadi pusat aktivitas digital. Contohnya, Kelompok 3 dikenal sebagai pusat ekonomi digital karena tingkat penggunaan internet yang tinggi untuk keperluan jual beli, bekerja dari rumah, dan belajar online. Sementara itu, Kelompok 1 memiliki kesenjangan digital yang tinggi karena adopsi internet rendah di semua aspek. Hasil pemilahan kelompok ini memberikan dasar analisis yang solid dan berdasarkan fakta untuk pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat, seperti meningkatkan literasi digital, membangun infrastruktur, atau melatih tenaga ahli, sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.