Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan gaya belajar auditori dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an siswa tunanetra di SMPLB Negeri Sumbang Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan enam siswa tunanetra sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar auditori efektif dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an. Teknik yang digunakan meliputi metode “dengar-ulang-ucap”, pemanfaatan rekaman suara guru, murottal, serta variasi berupa hafalan berirama dan permainan audio. Faktor pendukung mencakup kepekaan pendengaran siswa, dukungan orang tua, serta ketersediaan media audio. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan alat bantu audio, kejenuhan siswa, serta lingkungan rumah yang kurang kondusif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa gaya belajar auditori dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan hafalan Al-Qur’an siswa tunanetra jika didukung dengan metode kreatif, media yang memadai, dan kolaborasi guru, sekolah, serta orang tua. Penelitian ini memberi kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran inklusif.
Copyrights © 2025