Regulasi emosi merupakan kemampuan penting yang mulai berkembang sejak usia dini dan berpengaruh besar terhadap kesejahteraan psikologis serta keberhasilan sosial anak di masa depan. Orang tua memegang peran sentral dalam membentuk kemampuan ini melalui pola pengasuhan, interaksi emosional, dan keteladanan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam pembentukan regulasi emosi anak usia dini berdasarkan pendekatan psikologi perkembangan. Dengan metode studi pustaka, artikel ini menganalisis berbagai teori dan temuan empiris terkait strategi orang tua, seperti validasi emosi, responsivitas, serta penerapan disiplin positif dalam membantu anak memahami dan mengelola emosinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa orang tua yang responsif, hangat, dan konsisten lebih efektif dalam membantu anak mengembangkan kemampuan mengenali, mengekspresikan, dan mengatur emosinya secara sehat. Sebaliknya, pola asuh yang otoriter, mengabaikan, atau inkonsisten cenderung menghambat perkembangan regulasi emosi. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi pengasuhan berbasis psikologi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Copyrights © 2025