Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALYSIS OF COPING STRATEGY TRENDS IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Seni Ratna Ayu; Gian Sugiana Sugara; Muhammad Muhajirin
Psikoeduko: Jurnal Psikologi Edukasi dan Konseling Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Study Program Guidance and Counseling, Univesitas Pendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/psikoeduko.v4i2.70988

Abstract

The purpose of this study is to describe the description of coping strategy trends in grade VIII students. This study is a quantitative research with a descriptive method. The population in this study is 221 students in grade VIII. The sampling technique in this study uses simple random sampling. The results of the study show that in general, the tendency of coping strategies of grade VIII students to have coping strategy skills is in the medium category. Students in the low category amounted to 33 people or equivalent to 15%. Students in the medium category amounted to 160 people or equivalent to 72%. The number of students in the high category is 28 people, or equivalent to 13%. The significance of coping strategy ability in male and female students, showed a Sig result of 0.89 0.05 which means that there was no significant difference between coping strategy ability in male and female students in grade VIII.
PROFILE OF SMOKING ADDICTION IN TEENAGERS IN INDIHIANG DISTRICT, TASIKMALAYA CITY Ardiansyah Januar Pratama; Feida Noor Laila Isti'adah; Muhammad Muhajirin
Psikoeduko: Jurnal Psikologi Edukasi dan Konseling Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Study Program Guidance and Counseling, Univesitas Pendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/psikoeduko.v4i2.70984

Abstract

The purpose of this research is to determine the description of smoking addiction behavior among teenagers in the Indihiang District, Tasikmalaya City. Trends in smoking behavior between male and female teenagers among students in the Indihiang District, Tasikmalaya City. As well as the implications of Guidance and Counseling services to prevent smoking among teenagers in the Indihiang District, Tasikmalaya City. This research uses a quantitative descriptive approach to reveal the picture of smoking behavior in teenagers. The data collection technique used is incidental sampling, which is a technique for determining samples based on chance, meaning that anyone who meets the researcher by chance can be used as a sample. The data analysis technique uses data distribution calculations through average and standard deviation calculations, as well as percentage calculations and the SPSS 25.00 for Windows program to test the difference between two paired averages. In this study, the sample obtained was 147 teenagers. The results of this study show that the general picture of smoking addiction behavior among teenagers in Indihiang District can be concluded that overall teenagers in Indihiang District are in the very low category. This can mean that most teenagers have an addiction to cigarettes. However, it is necessary to increase positive activities so that there is no increase in smoking addiction. Based on the results of the profile of smoking addiction in adolescents in Indihiang District based on gender, the results were sig 0.0000.05, which means that significant differences were found between smoking addiction behavior in male and female adolescents, the implications for guidance and counseling service programs in the form of basic services. The basic service used is group guidance to reduce smoking habits in teenagers. This service uses group discussion techniques.
Strategi Guru dalam Menghadapi Gangguan Kosentrasi Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Lisa Damayanti; Arsan Shanie; Nayla Lutfiyah; Najwa Aulia Fatah; Muhammad Muhajirin; Eka Yogi Ulyatul Fatikah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v3i1.518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan guru dalam mengatasi gangguan konsentrasi siswa saat pembelajaran pendidikan islam di MI NU 09 Kauman Boja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa gangguan konsentrasi siswa dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri (seperti kelelahan dan kejenuhan) maupun dari luar (seperti lingkungan yang bising dan penggunaan gadget secara berlebihan). Dalam merespons hal tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, seperti metode pembelajaran yang bervariasi, pemanfaatan media audio-visual, pendekatan emosional yang personal, serta pembiasaan nilai-nilai religius dalam kegiatan belajar. Penerapan strategi-strategi ini terbukti meningkatkan keterlibatan dan konsentrasi siswa. Penelitian ini memberikan sumbangsih bagi pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih responsif dan kontekstual dalam pendidikan Islam dasar, terutama melalui perspektif psikologi pendidikan Islam.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA REMAJA di SMP KHZ MUSTHAFA suci khoerunisa; FEIDA NOORLAILA ISTI'ADAH; MUHAMMAD MUHAJIRIN
Jurnal Psikoedukasia Vol. 2 No. 3 (2025): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v2i3.1547

Abstract

Dukungan sosial memainkan peran penting dalam membentuk kesejahteraan psikologis remaja, terutama pada fase perkembangan yang penuh tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis siswa SMP KHZ Musthafa Sukamanah. Populasi dalam penelitian ini remaja di SMP KHZ Musthafa Sukamanah yang berjumlah 133 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen yang digunakan untuk mengukur Tingkat dukungan sosial yaitu skala dukungan sosial yang dikembangkan oleh Wida Austin hidayah (2021) berdasarkan pada teori sarafino dan smith (2011:81), sedangkan instrumen kesejahteraan psikologis menggunakan instrument yang dikembangkan oleh Firdausya Rahmatika (2024) berdasarkan teori Ryff (1998). Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 0,012<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis. Dimana dukungan sosial memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 0,047 atau setara 4,7%. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat dukungan sosial maka semakin tinggi juga tingkat kesejahteraan psikologis pada remaja. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah Tingkat dukungan sosial yang dimiliki remaja maka semakin rendah juga kesejahteraan psikologis yang dimilikinya.
Pengaruh Stres Akademik terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa dalam Konteks Pendidikan Islam Nayla Lutfiyah; Arsan Shanie; Muhammad Muhajirin; Lisa Damayanti; Najwa Aulia Fatah; Eka Yogi Ulyatul Fatikah
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i4.825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh stres akademik terhadap kesejahteraan psikologis siswa dalam konteks pendidikan Islam, dengan fokus pada siswa kelas 3 di MI PUI Tulungagung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena tingginya tekanan akademik yang dialami siswa, seperti tuntutan prestasi, persaingan, beban kurikulum, serta ekspektasi guru dan orang tua, yang berpotensi menurunkan kesejahteraan psikologis. Kesejahteraan psikologis dalam Islam mencakup ketenangan hati, kedamaian jiwa, dan rasa syukur, sehingga penting untuk memahami bagaimana stres akademik memengaruhi aspek- aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk mengukur tingkat stres akademik dan kesejahteraan psikologis serta menganalisis hubungan keduanya. Hasil penelitian diharapkan dapat mengidentifikasi faktor risiko dan protektif di lingkungan sekolah Islam yang memengaruhi stres akademik dan kesejahteraan siswa, serta memberikan dasar bagi pengembangan intervensi berbasis nilai-nilai Islam. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konteks pendidikan Islam dan fokus pada dinamika unik di sekolah yang diteliti, sehingga dapat memberikan kontribusi empiris dan teoretis bagi pengembangan psikologi pendidikan Islam serta implikasi praktis bagi penciptaan lingkungan belajar yang lebih mendukung kesejahteraan psikologis siswa.
Analisis Peran Orang Tua dalam Pembentukan Regulasi Emosi Anak Usia Dini Najwa Aulia Fatah; Arsan Shanie; Muhammad Muhajirin; Eka Yogi Ulyatul Fatikah; Lisa Damayanti; Nayla Lutfiyah
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i4.827

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan penting yang mulai berkembang sejak usia dini dan berpengaruh besar terhadap kesejahteraan psikologis serta keberhasilan sosial anak di masa depan. Orang tua memegang peran sentral dalam membentuk kemampuan ini melalui pola pengasuhan, interaksi emosional, dan keteladanan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam pembentukan regulasi emosi anak usia dini berdasarkan pendekatan psikologi perkembangan. Dengan metode studi pustaka, artikel ini menganalisis berbagai teori dan temuan empiris terkait strategi orang tua, seperti validasi emosi, responsivitas, serta penerapan disiplin positif dalam membantu anak memahami dan mengelola emosinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa orang tua yang responsif, hangat, dan konsisten lebih efektif dalam membantu anak mengembangkan kemampuan mengenali, mengekspresikan, dan mengatur emosinya secara sehat. Sebaliknya, pola asuh yang otoriter, mengabaikan, atau inkonsisten cenderung menghambat perkembangan regulasi emosi. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi pengasuhan berbasis psikologi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.