Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana eksistensi trah kepala desa Lendang Nangka dan untuk mengetahui apa saja yang menjadi dampak eksistensi trah kepala desa lendang nangka tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lendang Nangka. Subjek penelitian ini adalah masyarakat desa lendang nangka. Instrument yang digunakan adalah pedoman wawancara. Teknis analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Analisa dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang dapat diartikan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif dengan kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin desa lendang nangka yang turun temurun hingga saat ini karena kepercayaan masyarakat terhadap warga pedaleman. Fenomena yang pernah terjadi yaitu kotak kosong yang dilakukan oleh masyarakat desa lendang nangka pada saat pemilihan H.L Adenan. Dampak dalam pemilihan kepala desa sering terjadinya yang namanya konflik berkepanjangan, sehingga mengakibatkan renggangnya tali kekeluargaan, tetapi selama turun temurun tidak pernah terjadi adanya konflik antara masyarakat dengan satu keluarga yang menjadi pemimpin desa.
Copyrights © 2025