Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena penggunaan layanan paylater sebagai cerminan gaya hidup konsumtif Generasi Z di Indonesia. Perkembangan teknologi finansial dan budaya digital telah mendorong perubahan pola konsumsi generasi muda yang semakin berorientasi pada kepraktisan dan kepuasan instan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka terhadap laporan Otoritas Jasa Keuangan, publikasi fintech, artikel jurnal, dan pemberitaan media nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Generasi Z sebagai digital native, pengaruh media sosial, serta budaya konsumtif digital menjadi faktor utama meningkatnya penggunaan paylater. Namun, penggunaan paylater yang tidak disertai literasi keuangan yang memadai berpotensi menimbulkan dampak finansial negatif, seperti utang konsumtif dan ketidakstabilan keuangan jangka panjang. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi langkah strategis untuk mendorong penggunaan paylater yang lebih bijak dan bertanggung jawab di kalangan Generasi Z.
Copyrights © 2025