Penelitian ini memiliki tujuan untuk medeteksi besar peningkatan hasil belajar pada segi kognitif mahasiswa PGSD PSDKU Kabupaten Aru yang melakukan penawaran Mata Kuliah Pendidikan Inklusi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Hasil belajar mahasiswa yang menawar Mata Kuliah ini pada semester ganjil 2025/2026 menunjukkan rata-rata hasil belajar segi kognitif mahasiswa sebesar 26. Pada hasil belajar Post-Test I, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar segi kognitif mahasiswa sebesar 57. Pada Post-Test II, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar segi kognitif mahasiswa sebesar 65. Pada tugas akhir berupa kegiatan pengamatan pada Satuan Pendidikan Penyelenggaran Pendidikan Inklusi (SPPI) juga diperoleh peningkatan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa Pembelajaran Berbasis Masalah dan Berbasis Kasus dapat meningkatkan hasil belajar segi kognitif dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa
Copyrights © 2025