Kebiasaan konsumsi mahasiswa kost cenderung mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan biaya rendah, sehingga berkontribusi pada meningkatnya produksi sampah rumah tangga, khususnya sampah plastik dan kemasan sekali pakai. Rendahnya kesadaran dalam memilah dan mengelola sampah menyebabkan pola konsumsi sehari-hari menjadi salah satu sumber utama timbulan sampah. Program psikoedukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai mindful consumption sebagai upaya mengurangi sampah rumah tangga. Kegiatan dilakukan melalui penyebaran poster edukatif di platform TikTok dan dievaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas mahasiswa belum mempertimbangkan aspek lingkungan dalam keputusan konsumsi dan belum konsisten dalam mengelola sampah. Setelah intervensi, hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran peserta mengenai hubungan antara pola konsumsi dan jumlah sampah yang dihasilkan. Peserta menunjukkan niat untuk mengubah perilaku, seperti mengurangi plastik sekali pakai, membawa wadah pribadi, memilah sampah, dan mengurangi pembelian impulsif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis konten digital efektif dalam mendorong perubahan perilaku konsumsi yang lebih mindful dan berkelanjutan pada mahasiswa kost.
Copyrights © 2026