Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia dalam perspektif bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah lansia yang tergabung kelompok senan di Kecamatan Nanggalo, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive dan random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner aktivitas fisik dan skala psychological well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia (r = 0,546; p 0,05). Aktivitas fisik berkontribusi sebesar 30% terhadap varians kesejahteraan psikologis, yang berarti semakin aktif lansia secara fisik, semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologisnya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktivitas fisik sebagai faktor pendukung kesejahteraan psikologis dalam layanan bimbingan dan konseling bagi lansia. Konselor dapat mengintegrasikan program aktivitas fisik dalam intervensi konseling guna membantu lansia mencapai keseimbangan emosional, kebahagiaan, serta penerimaan diri yang lebih baik di masa lanjut usia.Kata kunci: aktivitas fisik, psychological well-being, lansia, bimbingan dan konseling
Copyrights © 2026