Buah manggis merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang besar di pasar internasional. Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah penghasil manggis berkualitas dengan karakteristik rasa, ukuran, dan kandungan nutrisi yang diminati pasar ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekspor buah manggis di Sumatera Barat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari data sekunder Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, publikasi statistik hortikultura, serta wawancara terbatas dengan petani dan pelaku usaha manggis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi manggis di Sumatera Barat mengalami peningkatan signifikan, dari sekitar 34.422 ton pada tahun 2017 menjadi sekitar 95.014 ton pada tahun 2022. Kabupaten Lima Puluh Kota, Agam, dan Padang Pariaman merupakan sentra produksi utama. Potensi ekspor manggis Sumatera Barat cukup besar seiring meningkatnya permintaan pasar internasional. Namun, kendala yang dihadapi meliputi kualitas buah yang belum seragam, keterbatasan teknologi pascapanen, serta kontinuitas pasokan. Diperlukan peran aktif pemerintah dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing ekspor manggis secara berkelanjutan. Kata Kunci: hortikultura, produksi pertanian, perdagangan internasional, daya saing
Copyrights © 2026