Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul “Aplikasi Kompos Kotoran Kerbau dengan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae var.capitata)” telah dilaksanakan di Kenagarian Koto Rantang, Parupuak jorong Batang Palupuh Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam dengan ketinggian tempat ± 756 mdpl. Pelaksanaan percobaan lapangan ini dimulai dari bulan September 2024 sampai dengan November 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan takaran kompos kotoran kerbau terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak, dalam setiap petak terdapat 4 tanaman dengan luas 1m x 1m yang diambil 2 tanaman sebagai tanaman sampel. Perlakuannya adalah pemberian kompos kotoran kerbau 0 ton/ ha, pemberian kompos kotoran kerbau 5 ton/ha , pemberian kompos kotoran kerbau 10 ton/ha, pemberian kompos kotoran kerbau 15 ton/ha, pemberian kompos kotoran kerbau 20 ton/ha. Data pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan Uji F pada taraf nyata 5%, dan dilanjutkan dengan DNMRT pada taraf nyata 5% Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian kompos kotoran kerbau dengan bioaktivator MOL bonggol pisang dengan takaran 20 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman kubis tetapi belum dapat meningkatkan hasil tanaman kubis secara signifikan. Kata kunci : kompos kotoran kerbau, MOL bonggol pisang, pertumbuhan, hasil, tanaman kubis
Copyrights © 2026