Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH BEBERAPA TAKARAN KOMPOS KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca formatypica) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) Sunanda, Aan Aris; Akbar, Yustitia
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 6, No 2 (2022): VOLUME 6 NO 2 DESEMBER 2022
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v6i2.5670

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul “Pengaruh Beberapa Takaran Kompos Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.)” yang telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kelurahan Tanjuang Gadang Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh pada tanggal 16 Agustus sampai 22 Oktober 2021.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok sehingga terdapat 20 petakan dengan ukuran petak 1.2 m x 1 m dan dalam 1 petak terdapat 16 tanaman dengan 4 tanaman sampel yang dipilih secara acak. Hasil penelitian kacang merah dianalisis menggunakan uji F yang dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5% dengan perlakuan kompos kulit pisang kepok dengan takaran 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, dan 20 ton/ha. Parameter pengamatan yang diamati yaitu saat muncul lapang, tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, berat biji pertanaman, berat biji per petak dan per hektar.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian beberapa takaran kompos kulit pisang kepok 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, dan 20 ton/ha belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang merah. Kata Kunci : Kacang merah, kompos kulit pisang kepok, pertumbuhan dan hasil
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR KEONG MAS (Pomacea canaliculata L) taslim, natasya; akbar, yustitia
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 2 (2020): VOLUME 4 NO 2 DESEMBER 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i2.5628

Abstract

ABSTRAK              Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L) Akibat Pemberian Beberapa Dosis Pupuk Organik Cair Keong Mas (Pomacea canaliculata L) “ telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Unversitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inceptisol, dan memiliki ketinggian tempat ± 514 mdpl. Pelaksanaan percobaan ini dilaksanakan selama 3 bulan dimulai dari bulan Desember 2019 sampai dengan Februari 2020.            Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dengan ukuran petak 1 m x 1,2 m, dengan perlakuan 0 ml POC / Tanaman, . 50 ml POC keong mas/ Tanaman, 100 ml POC keong mas/ Tanaman, 150 ml POC keong mas/ Tanaman, dan 200 ml POC keong mas/ Tanaman. Data hasil pengamatan terhadap jagung manis dirata – ratakan dan dianalisis secara statistik menggunakan uji F. Jika F hitung lebih besar dari F tabel, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%.Dari hasil percobaan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa dosis POC Keong Mas belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.            Kata Kunci : Tanaman Buncis, Dosis, Keong mas  
PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS INOKULAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SAWIT (Elaeis guinensis Jacq) PRE NURSERY Watoni, Hibbul; Akbar, Yustitia
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 2 (2020): VOLUME 4 NO 2 DESEMBER 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i2.5630

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Pengaruh Pemberian Beberapa Dosis Inokulan Mikoriza Arbuskula (CMA) Terhadap Pertumbuhan Bibit Sawit (Elaeis guinensis Jacq) Pre Nursery” telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dari bulan Desember 2019 sampai dengan Maret 2020.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara Statistika dengan uji F pada tarap nyata 5 %. Perlakuannya adalah beberapa dosis inokulan mikoriza arbuskula sebagai berikut A 0 g/tanaman, B5 g/tanaman,C10 g/tanaman, D15 g/tanaman, E20 g/tanaman.Pengamatan yang di lakukan dalam penelitian ini, Tinggi bibit (cm), Jumlah Daun (helai), Diameter Batang (cm), Panjang Daun Terpanjang (cm), Lebar Daun Terlebar (cm), Panjang Akar Primer (cm), Berat Basah Tanaman (gram), Berat Kering Tanaman (gram).Hasil percobaan dapat diambil kesimpulan bahwa beberapa dosis inokulan cendawan mikroriza arbuskula (CMA) belum memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guinensis Jacq) pre nursery. Kata kunci : Dosis, Bibit, Kelapa Sawit, Pertumbuhan
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncae L) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG KEPOK (Musa acumniate L) elyanis, elyanis; akbar, yustitia
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 4, No 1 (2020): VOLUME 4 NO 1 JUNI 2020
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v4i1.5592

Abstract

ABSTRAK  Penelitian tentang Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncae L) Akibat Pemberian Beberapa Dosis Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Kepok (Musa acuminate L) telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, penelitian di lakukan dari bulan Desember 2019 sampai dengan Januari 2020.Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan empat kelompok. Tujuan dari penelitian untuk mendapatkan dosisi pupuk organik cair bonggol pisang kepokm yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5%. Sebagai perlakuan adalah akibat pemberian beberapa dosis pupuk organik cair bonggol pisang kepok, yaitu 0 ml/tanaman, 100 ml/tanaman, 150 ml/tanaman, 200 ml/tanaman dan 250 ml/tanaman. Dan parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, jumlah daun, berat  per tanaman, per petak, dan per hektar.Dari Hasil percobaan tentang akibat pemberian pupuk organik cair bonggol pisang kepok terhadap tanaman Sawi Hijau Varietas Shinta didapatkan bahwa pemberian dosis 0 ml/pertanaman, 100 ml/tanaman, 150 ml/tanaman, 200 ml/tanaman dan 250 ml/tanaman, belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Dalam percobaan ini dapat disarankan dalam budidaya tanaman sawi hijau perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada tempat dan waktu yang berbeda.             Kata Kunci : Dosis, Tanaman Sawi Hijau, Bonggol Pisang, Pupuk Organik
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR KEONG MAS (Pomacea canaliculata L.) Firdaus, Nanda; Akbar, Yustitia
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 5, No 1 (2021): VOLUME 5 NO 1 JUNI 2021
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v5i1.5644

Abstract

ABSTRAK   Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Agustus 2021. Tempat penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Unversitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inceptisol dengan pH tanah 5.5 – 5.6, dan memiliki ketinggian tempat ± 514 mdpl.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dengan ukuran petak 1 m x 1 m dan dalam setiap petak terdapat  4 tanaman, 2 diantaranya merupakan tanaman sampel . Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%.Parameter pengamatan yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah cabang primer (buah), umur berbunga (hari), umur panen (hari), jumlah buah pertanaman (buah), panjang buah cabai terpanjang (cm), diameter buah (cm), berat buah cabai pertanaman (g), berat buah cabai perpetak (kg), berat cabai perhektar (ton).Dari hasil percobaan ini dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa dosis pupuk organik cair keong mas belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai.  Kata kunci : Pertumbuhan, Tanaman Cabai, Pupuk Organik, Keong Mas
Efektifitas Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Pagoda (Brassica Narinosa L.) Rahmawati, Rahmawati; Desriana, Desriana; Akbar, Yustitia; Sabri, Yunita; Riski, Fitria
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.5972

Abstract

ABSTRAK:Tanaman sawi pagoda memiliki peluang pasar yang baik untuk dibudidayakan.  Untuk meningkatkan hasil dan produktifitas tanaman sawi pagoda salah satunya yaitu dengan cara melakukan pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penggunaan pupuk organik cair bonggol pisang  dinilai lebih efisien dikarenakan lebih mudah untuk terserap oleh tanaman.  Penelitian dengan judul “Efektifitas Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi  Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L)”.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair (POC) bonggol pisang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pagoda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga semua berjumlah 20 petak. Dalam 1 petak terdapat 16 tanaman dan 3 diantaranya merupakan tanaman sampel yang dipilih secara acak.  Perlakuannya adalah pemberian POC bonggol pisang 0 ml / liter air, 20 ml / liter air, 40 ml / liter air, 60 ml / liter air dan  80 ml / liter air. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5 % bila F hitung besar dari F tabel maka dilanjutkan dengan uji Duncan`s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5 %.  Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwasanya pemberian POC bonggol pisang dengan konsentrasi 80 ml/ liter air memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda Kata kunci : Sawi Pagoda, Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang, Pertumbuhan, Produksi 
Respon Pertumbuhan Bibit Lada (Piper ningrum Linn) Pada Pemberian Beberapa Dosis Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang Madani, Rona Tri; Sevindrajuta, Sevindrajuta; Sabri, Yunita; Akbar, Yustitia
JURNAL AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS ANDALAS Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jagur.6.1.49-57.2024

Abstract

Research in the form of a field experiment on "Growth Response of Pepper Seedlings (Piper ningrum Linn) on Giving Several Doses of Liquid Organic Fertilizer (POC) Banana Weevil" has been carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University, West Sumatra, Tanjung Gadang sub-district, West Payakumbuh sub-district, Payakumbuh City at an altitude location ± 514 meters from sea level, soil type Inseptisol. Implementation of this field trial will start from August 2022 to November 2022. The design used in the experiment was a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications so that there were 20 replications in total, in each replication there were 4 polybags of pepper plants, 2 of which were used as sample plants so that the total number of plants was 80 polybags. Each polybag contains 1 plant. Observations were carried out at 4 weeks after planting at intervals of once a week. The results of the observation data were averaged and analyzed statistically using the F test at a significance level of 5%. The treatments given were as follows: 0 ml POC banana weevil/planting, 20 ml POC banana weevil/planting, 40 ml POC banana weevil/planting, 60 ml POC banana weevil/planting and 80 ml POC banana weevil/planting. The observation parameters carried out on pepper seedlings were when shoots appeared, plant height, number of leaves, stem diameter, longest leaf length, widest leaf width, primary root length, plant wet weight and plant dry weight. From the experimental results, it can be concluded that administering liquid organic fertilizer (POC) at a dose of 60 ml/plant and a dose of 80 ml/plant provides the best response to the growth of pepper plant seeds.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (Lactuca sativa L.) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) REBUNG Juliani, Stella Rahma; Akbar, Yustitia; Sabri, Yunita
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 7, No 1 (2023): VOLUME 7 NO 1 JUNI 2023
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v7i1.6015

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L.) Akibat Pemberian Beberapa Konsentrasi Mikroorganisme Lokal (MOL) Rebung” telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, yang terletak di Kelurahan Tanjung Gadang, Koto Nan IV Payakumbuh Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh. Pada jenis tanah Inceptisol dengan ketinggian tempat  514 meter di atas permukaan laut. Percobaan penelitian ini di laksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dan dalam setiap petak diambil 3 tanaman sampel yang diipilih secara acak. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%.Parameter pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang daun (cm), lebar daun (cm), berat tanaman per sampel (g), berat tanaman per petak (g), dan berat tanaman per hektar (ton). Dari hasil penelitian yang telah di lakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa konsentrasi mikroorganisme lokal (MOL) rebung belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tan aman selada merah.Kata Kunci : Tanaman Selada Merah, Pertumbuhan dan hasil, MOL rebung
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN ( Cucumis Sativus L.) PADA BEBERAPA TAKARAN KOMPOS DAUN GAMAL (Gliricidia Sepium) Aisyah. R, Nur Syifa; Akbar, Yustitia; Amir, Yusnaweti
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 8, No 1 (2024): VOLUME 8 NO 1 JUNI 2024
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v8i1.6588

Abstract

ABSTRAKPeneletian dalam bentuk percobaan lapangan tentang “Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun ( Cucumis sativus L.) Pada Beberapa Takaran Kompos Daun Gamal (Gliricidia sepium)”. Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan telah dilaksanakan dilahan pertanian kampus Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat kota Payakumbuh, dengan jenis tanah inseptisol, ketinggian tempat ± 514 mdpl. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2023 sampai Juli  2023.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak. Dalam setiap petak terdapat 6 tanaman mentimun dan 2 diantaranya merupakan tanaman sampel yang dipilih secara acak dengan ukuran petak 1m x 1m. Data dan hasil pengamatan terhadap tanaman mentimun telah dirata-ratakan dan dianalisis secara statistik menggunakan uji F pada taraf nyata 5%.Parameter yang diamati pada penelitian tanaman mentimun ini adalah saat muncul lapang (hari), tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hari), umur panen (hari), jumlah buah pertanaman (buah), panjang buah (cm), lingkaran buah, berat buah per tanaman (kg), berat buah per petak (kg), berat buah per hektar (ton).Dari hasil percobaan dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian beberapa Takaran kompos daun gamal  belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun.Kata kunci : Tanaman mentimun, pertumbuhan dan hasil, kompos daun gamal
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAHE GAJAH (Zingiber officinale Rosc.) AKIBAT PEMBERIAN BEBERAPA TAKARAN KOMPOS KEMBANG BULAN (Tithonia diversifolia) Rahman, Arif; Akbar, Yustitia; ., Desriana
Journal of Agricultural Science Development (JASED) Vol 8, No 1 (2024): VOLUME 8 NO 1 JUNI 2024
Publisher : Journal of Agricultural Science Development (JASED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/pertanian umsb.v8i1.6589

Abstract

ABSTRAK Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul “Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jahe Gajah (Zingiber Officinale Rosc.) Akibat Pemberian Beberapa Takaran Kompos Kembang Bulan (Tithonia diversifolia)” telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kelurahan Tanjung Gadang Koto Nan Ampek Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh, dengan jenis tanah Inceptisol, dan memiliki ketinggian tempat ± 514 mdpl. Pelaksanaan percobaan telah dilakukan dari bulan Oktober sampai dengan Januari 2024.Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dimana terdapat 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga seluruhnya berjumlah 20 petak percobaan. Setiap petak terdapat 6 tanaman diambil 3 tanaman sebagai tanaman sampel, dengan ukuran petak 1,2 m x 1,2 m, perlakuan takaran kompos Kembang bulan sebagai berikut. 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, dan 20 ton/ha. Data hasil pengamatan terhadap Jahe gajah di rata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5 % dan dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf nyata 5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian takaran kompos Kembang bulan 20 ton/ha dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil secara nyata terhadap tanaman Jahe gajah. Kata kunci : Kompos Kembang Bulan, Pertumbuhan dan Hasil, Jahe gajah