Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami tekanan emosional, salah satunya adalah kecemasan sosial. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan sosial dan akademik mereka. Konseling Gestalt, sebagai pendekatan humanistik yang berfokus pada kesadaran saat ini dan tanggung jawab pribadi, menawarkan kerangka intervensi yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis temuan-temuan ilmiah terkini mengenai peran dan implementasi Konseling Gestalt dalam menangani kecemasan sosial pada remaja. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah. Teknik utama seperti empty chair dan permainan peran dianalisis dalam konteks intervensi psikologis yang dilaporkan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa dalam banyak literatur, teknik empty chair cenderung lebih dominan dan lebih efektif ketimbang teknik role play. Oleh karena itu, Teknik empty chair sering disebut juga Teknik yang khas dan ‘signature’ Gestalt. Konseling Gestalt secara konsisten diidentifikasi mampu meningkatkan kesadaran diri, menumbuhkan keberanian dalam berinteraksi sosial, serta membantu remaja mengelola emosi dengan lebih sehat. Namun, implementasinya sangat bergantung pada kesiapan emosional individu dan keterampilan konselor. Pemetaan ini menyimpulkan bahwa Konseling Gestalt terpeta sebagai alternatif intervensi yang fleksibel dan relevan untuk diterapkan dalam layanan psikologis remaja, baik di sekolah maupun dalam ranah nonformal lainnya.
Copyrights © 2025