Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan sehingga memerlukan pemahaman yang memadai mengenai kesehatan seksual dan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual dapat meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko serta masalah kesehatan reproduksi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai edukasi seksual melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan interaktif melalui pretest, penyampaian materi, diskusi, dan posttest pada 30 siswa kelas X dan XI SMKN 1 Lopok. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 55,33% sebelum penyuluhan menjadi 86,55% setelah penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi seksual efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan seksual dan reproduksi.
Copyrights © 2026