Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah terdapat fenomena bahwa meskipun etnis Jawa merupakan mayoritas di Desa Perkebunan Sungai Parit, pilihan politik mereka dalam Pilkada 2024 tidak sepenuhnya sejalan dengan hasil perolehan suara tingkat kabupaten. Perbedaan pilihan ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana identitas etnis memengaruhi perilaku politik dan bagaimana masyarakat Jawa merespons dinamika politik lokal dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional namun juga menunjukkan sikap yang rasional dan terbuka dalam menentukan pilihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi politik etnis jawa dan faktor-faktor yang membentuk preferensi politik masyarakat etnis Jawa di Desa Perkebunan Sungai Parit. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa masyarakat Jawa di desa ini menunjukkan perilaku politik yang cukup rasional dan terbuka. Preferensi politik masyarakat etnis Jawa di Desa Perkebunan Sungai Parit pada Pilkada 2024 terbentuk dari kombinasi berbagai faktor, mulai dari faktor psikologis, sosiologis, budaya, struktural, hingga partisipatif dan hubungan antar-etnis.
Copyrights © 2025